Sabtu, 19 Januari 2019 17:03 WITA

Impian Sepakbola dari Gang dan Sosok Dibalik Mural Sansiro di Makassar

Editor: Akbar Gazali
Fatur pemuda yang membuat mural Sansiro di tembok rumahnya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Baru-baru ini tanah lapang yang bertuliskan Sansiro viral. Terletak di jalan Masale 2, Kelurahan Tamamaung Kecamatan Panakkukang beberapa waktu lalu ramai dibicarakan di media sosial berkat unggahan fotografer lokal @pachemindstore.

Tanah lapang yang dulunya sebuah bangunan tersebut terletak ditengah kompleks perumahan ini setiap sore ramai dengan pesepak bola cilik.

Tidak ada papan skor, tribun penonton, formasi tim, apalagi wasit yang memantau jalannya pertandingan.
Hanya ada bambu yang menguning sebagai tiang gawang dan dekorasi tembok yang di cat merah putih untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan sedikit pemanis nama stadion milik AC Milan klub sepakbola dari Italia.

Dalam permainan jika ingin melakukan pergantian biasanya mengganti teman yang kelelahan atau dengan istilah 'satu gol' tim yang lebih dulu kebobolan bakal diganti dengan tim baru.

Loading...

Saat itu kondisi lapangan licin dan banjir setalah diguyur hujan akan tetapi dengan kaki-kaki telanjang,
mereka dengan riang gembira memainkan si kulit bundar hingga Adzan maghrib berkumandang sebagai penanda berakhirnya permainan.

Fathur adalah sosok dibalik mural Sansiro, pemuda ini mengungkapkan sejak dulu memiliki hobi membuat seni dengan cat. Dia mengatakan konsepnya datang dari klub kebanggaannya AC Milan kemudian berinisiatif untuk mengecat tembok rumahnya sendiri.

Simak wawancara lengkapnya

Loading...
Loading...