Minggu, 27 Januari 2019 17:34 WITA

Video Ular Piton Dipaksa Muntahkan Dua Ayam yang Baru Ditelannya

Editor: Suriawati
Video Ular Piton Dipaksa Muntahkan Dua Ayam yang Baru Ditelannya
YouTube

RAKYATKU.COM - Seekor ular piton yang baru saja menelan dua ekor ayam dipaksa memuntahkan makanannya, yang membuat marah para aktivis satwa liar.

Sebuah video yang menunjukkan tindakan kejam itu menunjukkan seorang penyelamat ular menekan perut reptil raksasa. Tak lama kemudian, seekor ayam utuh keluar dari mulur piton.

Meski upaya untuk mengeluarkan kedua ayam berhasil, namun mereka tampaknya sudah mati.

Rekaman itu diambil di distrik Kasargod, Kerala, India selatan.

Sang penyelamat ular, Aramanganathu Muhammed dipanggil ke lokasi kejadian setelah seorang seorang petani melihat ular piton di halaman belakang rumahnya.

Muhammed segera pergi ke rumah petani itu dan menangkap ular yang baru saja menyerbu kandang ayam.

Tapi, bukannya menangkap ular itu dan melepaskannya di hutan, Muhammed memaksanya untuk memuntahkan kedua ayam santapannya. Untuk melakukannya, dia menekan perut ular dengan kakinya.

Tindakannya telah membuat marah para aktivis satwa liar. Mereka telah mengeluh kepada departemen kehutanan bahwa penyelamat itu melanggar undang-undang satwa liar India.

Loading...

Sebuah organisasi nirlaba juga telah mengajukan petisi di Pengadilan Tinggi untuk memastikan para pejabat memperhatikan dengan serius dugaan kejahatan tersebut.

"Sistem tulang belakang ular itu halus dan dia (Muhammed) terlihat memberi terlalu banyak tekanan pada kakinya," kata pakar ular Subhendu Mallik.

"Dia bisa dengan mudah merusak organ-organ vitalnya (ular)."

"Pemerintah harus memastikan semua penyelamat dilatih dan disertifikasi sebelum mereka diizinkan untuk bekerja," tambah Mallik.

Sebagian besar ular biasanya menelan mangsa utuh, seperti burung, telur burung, ikan, katak, dan kadal, sebelum berbaring di bawah sinar matahari untuk perlahan-lahan mencerna makanan mereka.

Satu kali makan bisa membuat ular bertahan lama tanpa makan, dan itu bisa berlangsung sampai berbulan-bulan.

Loading...
Loading...